Limitless

 Ada kalimat bagus yang pernah aku dengar dari sosok perempuan revolusioner, cerdas, pemberani dan lantang menyuarakan kebenaran, siapa lagi kalau bukan Najwa Shihab, kata mba Najwa hidup yang tidak pernah dipertaruhkan maka tidak akan pernah dimenangkan. Ga tau kenapa kata-kata itu punya power tersendiri dan jadi dorongan buat aku supaya lebih mau mengambil resiko dalam hidup. Dan lagi sadar bahwa bukan aku yang menentukan masa depanku melainkan kebiasaan-kebiasaankulah yang menentukan. Aku coba jadi pribadi yang Fearless, jadiin ketakutan sebagai sesuatu yang menarik tapi emang begitu kan ? tanpa kita sadar guru terbaik kita sebenarnya adalah kegagalan, kesalahan, kalau kita ga pernah salah berarti kita belum benar-benar belajar.

 Aku bukan perempuan yang lahir dengan banyak keterampilan aku hanya perempuan biasa yang kadang juga masih  ceroboh,  tapi meski aku tidak terlahir cerdas aku menjadi pribadi yang tidak banyak berfikir dan mempertimbangkan berbagai hal terlalu rumit dan detil, langkahku lebih cepat daripada teman-temanku tapi tak jarang juga masih sering jatuh. Aku tidak merenungi berlebihan segala sesuatu, yang aku tahu hanya aku tidak akan pernah berhenti, terluka kuobati, berdarah ku bersihkan, berdiri lagi dan berlari meski tidak sehebat orang lain tapi aku selalu menghargai setiap progres kecil yang kulakukan. 

Aku memiliki sedikit toleransi dalam merasakan kenyamanan, bagiku waktu berjalan amat cepat dan waktuku akan kumaksimalkan agar memiliki output yang berguna. Aku memiliki rasa penasaran yang tinggi akan hal baru, dan aku sadar jika aku berhenti belajar atau berhenti mengambil tantangan maka saat itulah limit dari diriku terlihat. Aku berusaha untuk melampaui hal-hal yang kutakuti, dari social anxyety, trust issue, mental health crisist menjadi manusia biasa yang harus tetap produktif agar bisa mempertahankan hidup. Dengan kondisi penyakit ataupun kekurangan yang kita miliki jangan pernah menyerah dan jangan pernah lemah, ingat bahwa ketika kita dapat merasakan nikmat mencari ilmu disitu berarti Tuhan kita mengamanahkan kepada kita untuk menuntaskan studi dan setelahnya ketika sudah dapat mencari nafkah sendiri ingat bahwa ada hak orang lain yang Tuhan titipkan di kita. So be kind, fighting and break our limits

Komentar

Postingan Populer