Manner Dalam Berbicara
Ada pepatah yang pastinya ngga asing di telinga banyak orang, bunyinya gini : "Diam itu emas". Kalau menurut kalian bagaimana? lebih baik menjadi orang yang pendiam atau banyak bicara? kalau menurutku kondisional, ada saat yang mengharuskan kita untuk mau mengutarakan pendapat selagi itu memang perlu diungkapkan, namun untuk di saat-saat tertentu diam itu juga keren.
Semisal kita pernah ada di situasi dimana ada orang-orang yang berbuat ga baik ke kita lalu kita memilih ga membalas justru itu lebih elegan. Siapa bilang kekuatan hanya milik orang yang suaranya lantang? justru diam juga merupakan kekuatan, kesabaran itu hanya milik orang-orang hebat, bisa menahan ego dan pandai menganalisa situasi bukan langsung meledak-ledak.
Saat memilih diam sebenarnya kita tahu bahwa kita punya power buat membalas perlakuan orang yang ga baik ke kita, tapi kita lebih memilih bersikap sebaliknya, ketika mereka bersikap kasar kita bersikap lembut ketika mereka bersikap liar kira bersikap tenang, ramah namun tetap bermartabat.
Indah bukan? ketika kita sadar dan tidak hanya menggerutu menuntut orang lain untuk harus bersikap baik seperti kita (orang yang berilmu hanya mengatakan hal-hal baik/diam). Sebagai orang yang berilmu kita ngga hanya harus bersikap dan berperilaku santun,
namun disamping itu kita juga harus toleran dan berhati luas ketika berhadapan dengan bermacam orang. Sadar bahwa orang yang berbuat jahat itu faktor utama pemicunya adalah lack of knowladge, so if we're emotional intellegent people we dont need to be like them.
Dengan tinggal di lingkup sosial yang punya keberagaman suku bangsa dan bahasa aku banyak menjumpai orang-orang baik yang kadang penuturan katanya terdengar kasar dan sayang aja gitu, kenapa ngga kita gabungin keduanya yaitu kita jadi orang baik tapi penuturan kata-kata kita juga ber manner.
Lisan itu cerminan dari kualitas diri kita jangan sampai diri kita yang tulus ini terinterprestasikan oleh lisan kita yang buruk sehingga diri kitapun terlihat buruk. Sulit memang menjaga kontrol diri tapi aku yakin lewat pembiasaan setiap orang pasti bisa, terlebih jika kita umat beragama pasti kita tau bahwa tujuan dari kenapa kita diciptakan sebagai manusia adalah bukan hanya untuk menjaga relasi kita dengan Tuhan namun juga hubungan kita dengan sesama manusia lain, dan menjadi manusia yang bermafaat pula bagi orang lain.
Di agama Islam dijelaskan bahwa manusia harus menjaga HabluminAllah (hubungan dengan Allah) dan Habluminannas (hubungan dengan sesama manusia), menurutku 2 hal itu saling berkaitan jangan sampai berat sebelah semisal ini kita rajin dalam mengamalkan ibadah agama kita namun kita sering melukai hati saudara kita dengan kata-kata yang tercela maka amal itu sia-sia,percuma tidak tahu esensi dari kenapa kita beribadah, maka dengan membaca secuil pesan ini semoga kita bisa lebih berhati-hati dalam menjaga lisan.
Komentar
Posting Komentar