Dibalik Sikap Nggak Enakan
Kadang ngga enak juga ya jadi orang yang ngga enakan, ketika orang lain bisa dengan leluasa speak up ngungkapin apapun sesuka mereka, orang yang punya sikap ngga enakan justru sebaliknya. Menurutku dibalik karakter orang yang beragam ada alasan beragam pula yang melatar belakangi,
kaya misalnya ada seorang anak yang dari kecil dia biasa nggak didengar ketika dia berpendapat dan sering mendapatkan verbal abuse berupa teriakan maupun kekerasan non verbal dia bakalan tumbuh jadi pribadi yang lebih pendiam, takut buat mengutarakan pendapat.
Banyak orang tua menerapkan parenting yang keliru dengan niat ingin menjadikan anak mereka lebih kuat kedepanya, tapi kalau itu alasanya lalu menjadikan alasan tersebut sebagai perinsip dalam mendidik anak dengan keras adalah untuk menjadikan anak lebih kuat ketika dia dewasa, sama aja kaya ketika kita pengen ngajarin anak kita naik motor terus kita suruh dia nabrak motor lain biar dia ngerasain rasanya sakit dan kedepanya bisa lebih hati-hati, kalau dipikir-pikir gitu kan analoginya?.
Nggak ada yang namanya mengajarkan kebaikan dengan jalan kekerasan. Anak yang dengan masa lalu sering dibentak itu bakalan berpotensi jadi anak yang nggak enakan, walaupun ya ada good side effect biasanya orang yang nggak enakan itu dia lebih peka dia pengen orang lain nggak terluka jadi dia lebih mengutamakan kebahagiaan orang lain diatas kebahagiaan dia.
Tapi jangan lupa bad side effect dari nggak enakan itu juga berdampak besar terhadap diri sendiri mulai dari disrespect terhadap diri sendiri sampai ke self harm. Kalau udah muncul perasaan disrespect terhadap diri, ketika kita ada di suatu kondisi yang menyudutkan kita karena kita nggak enakan kita milih bungkam, kita nggak berani speak up membela diri kita.
Kita ngerasa semua kritik dan ujaran kebencian dari orang lain itu emang mutlak karena kesalahan kita mau kita benar ataupun salah kita tetap membenarkan pendapat orang lain terhadap kita karena kita sendiri nggak respect sama diri kita.
Selanjutnya selain disrespect nggak lupa kita juga bakalan self harm dengan nyalahin diri kita terus terusan, overthinking dengan penilaian orang ke kita adalah hal yang bodoh menurutku soalnya mau pendapat orang lain ataupun reputasi kita emang kita yang ngebangun tapi hasil dari usaha kita itu udah beda lagi udah bukan kendali kita,
kita nggak punya kapasitas buat bikin orang lain suka sama kita, so dengan mengetahui hal ini harusnya kita lebih membebaskan diri buat jangan terbelenggu.
Semua dari kita itu layak diperlakukan baik, kita layak dicintai kita layak berpendapat dengan bebas tanpa batasan, kita juga layak buat didengar. Aku juga tergolong kategori orang yang nggak enakan,
ketika ada orang yang terlalu baik sama aku alih-alih seneng justru aku takut, aku takut dikemudian hari dia bakalan berubah jadi orang yang sebaliknya, btw pemikiranku ini salah besar dan itu adalah bentuk dari pemikiran yang cenderung self disrespect.
Dan lagi orang yang nggak enakan itu sering ngerasa dia adalah pusat perhatian semua orang dan dia nyiptain fake skenario di kepala dia bahwa semua orang itu adalah judges yang selalu siap sedia menjudge setiap perilaku mereka, padahal itu salah besar nggak ada orang yang mikirin kita sedetil itu,
always remind u're self that u are not the center of the universe. Semua orang nggak lagi merhatiin kamu, orang lain pada sibuk sama diri mereka sendiri dan masalah-masalah mereka sendiri, jadi dengan mengetahui fakta ini harusnya kita bisa lebih ngebebasin pemikiran kita buat jangan ragu apalagi takut buat mengekspresikan diri.
Kalau udah terlanjur punya masa lalu yang kurang mengenakkan yaudah apa boleh buat, kita emang nggak bisa mengubah keadaan tapi kita bisa banget mengubah pola pikir kita dalam merespon segala sesuatu, karena kalau alasan kita nggak maju adalah sebab dari trauma di masa lalu dan kita nggak berusaha nyari alternatif buat berubah ke arah yang lebih baik maka selamanya kita nggak bakalan berkembang.
Nggak ada orang yang sempurna tanpa terkecuali juga orang tua kita, semoga dengan mengerti sedikit tentang dampak dari sikap nggak enakan dan hal-hal yang melatarbelakanginya kita bisa jadi orang tua yang lebih baik dan lebih meningkatkan awareness terhadap pentingnya parenting yang menunjang kesehatan mental anak sejak dini.
Komentar
Posting Komentar